Beranda > Puisi dari rakyat untuk bangsa > Puisi Bangkit dari Bp. Dedi Mizwar

Puisi Bangkit dari Bp. Dedi Mizwar

Bangkit itu Susah…
Susah melihat orang lain susah
Senang melihat orang lain senang

Bangkit itu Takut…
Takut untuk korupsi
Takut untuk makan yang bukan haknya

Bangkit itu Malu…
Malu menjadi benalu
Malu karena minta melulu

Bangkit itu Marah…
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu Mencuri…
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi

Bangkit itu Tidak ada…
Tidak ada kata menyerah
Tidak ada kata putus asa

Bangkit itu aku…
Aku untuk Indonesia-ku

Iklan
  1. deny wahyudi
    November 30, 2008 pukul 9:05 pm

    top

  2. donaemons
    Januari 22, 2009 pukul 6:44 pm

    dimana saya bisa download puisinya versi mp3??
    saya sudah menjelajahi semua situs tapi kok ga ktemu?

    • Maret 2, 2009 pukul 2:37 am

      ooo…klo itu saya juga kurang tahu bung..
      untuk sementara coba saya cari,
      insyALLAH nanti jika ketemu, ane kabari..
      oke??

  3. Februari 28, 2009 pukul 10:37 pm

    ……. KARENA JENDRAL NAGABONAR

    Karena pemilu 2009 memberi sebuah mahkota, demikian juga dia akan memberimu sebuah kuasa, demi semua itu Jendral Nagabonar ( Dedi Mizwar) mendeklarasikan diri sebagai calon Presiden.

    ……………………………..

    Dalam kancah perpolitikan, menurutku… Jendral Nagabonar terlampau cepat mengutarakan jalannya. Sedang ia belum mahir benar mengendalikan kaki, sehingga mudah sekali dia sakit dan terjatuh.

    Ketahuailah Jendral!!!

    Diantara lipatan-lipatan jubahmu, sesungguhnya… orang terkucil menggantungkan harapannya , orang yang tercampakkan menaruh seluruh bebannya, dan wanita yang gagal dalam hidupnya mencurahkan segala keputus-asaan-nya.

    …………………………….

    Maafkan aku Jendral!!!

    Aku tak dapat memberi dukungan kepadamu, sebelum engkau bicara padaku dan memberiku kebenaran janji kampanyemu.

    sumber:http://asyiknyaduniakita.blogspot.com/

    • Maret 2, 2009 pukul 2:37 am

      sepakat bung, saya rasa bung dedi mizwar terlalu cepat mengutarakan niatnya sebagai capres RI 2009,
      akan tetapi kita berpikir positif saja,
      yah…mungkin beliau memang benar2 ingin mengabdi bagi bangsa ini,
      ingin memberikan pikiran2, n ide2 untuk para calon pemimpin bangsa yang telah ada..
      kan klo sejajar, sama2 capresnya, mungkin lebih didengar bagi yang kelak jadi Pres beneran,

      semoga saja motif nya bukan motif kekuasaan, jabatan, n uang..

  4. nisa
    Juli 7, 2009 pukul 12:49 am

    ini yang ku cari dulu..jadi inget kalo dulu pingin bgt nyatet puisi ini tp blm sempat..thx yog..it’s nice 2 know your blog..

    • Juli 7, 2009 pukul 6:18 am

      Salam bloger Nis,
      keep writing…

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: