Beranda > All About ITS > ITS ku Sayang, ITS ku Malang….

ITS ku Sayang, ITS ku Malang….

Sebuah telaah kritis terhadap kebijakan ITS beberapa saat yang lalu..

oleh: Yogi Pramadhika
mahasiswa teknik kelautan

Tanpa mengurangi rasa hormat kepada para Pimpinan ITS,
dalam rangka tetap menginginkan ITS menjadi Kampus Kita Semua…
dan juga mendukung untuk ITS menjadi lebih baik.

Tanggal 17 Desember 2008 lalu,
ITS secara resmi telah berubah menjadi BLU,
setelah itu banyak sekali perubahan,

Kantin Pusat ITS berkali2 masuk Jawa Pos, yang akan mengalami “penggusuran”.

Jalan2 Protokol di ITS takkan dapat di lihat lagi PKL (pedagang kaki lima)
seperti es2.., gado2, siomay,dll di dekat masjid dulu..
sekarang hanya di isi oleh SKK yang berjaga2 saja,
berjaga2 agar pedagang yang di usir, tidak kembali lagi berada disana..

ITS ku Sayang,
kata sayang berarti wujud cinta, dan perhatian..
namun kata “sayang” juga sebagai suatu bentuk penyesalan,
bentuk lain dari kekecewaan..

tanah yang di tempati ITS dulu dibeli dengan harga yang murah dari masyarakat..
dan yang membeli tanah tersebut juga masyarakat (bukan elemen pemerintah <dr. Angka, dkk>)
dan kemudian di serahkan ke negara..

asal mula ITS sudah bernafas kerakyatan..
dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat

nama Sepuluh Nopember sendiri juga karena ingin tetap membawa semangat perjuangan arek2 suroboyo dalam mempertahankan kemerdekaan..
semangat bermanfaat bagi rakyat…

sekarang??
apakah masih “on track” seperti cita2 pendahulu??

semoga mereka (pendahulu kita) tak menangis melihat ITS sekarang

ITS..ITS…
kau ingin menjadi besar, kenapa harus menyakiti mereka masyarakat di sekitarmu??

ITS menjadi BLU dan 2011 ingin menjadi BHP tentunya sejak sekarang berusaha menata diri..
mempercantik diri…
agar suasana “usaha diluar pendidikan” yang akan di lakukan nanti lancar.
kondisi2 di ITS di atur sedemikian rupa sehingga para calon investor tertarik,
tapi apakah dengan cara seperti itu?
kasus kantin pusat, pedagang kaki lima, dll..

bagaimana ITS 5 / 10 tahun kedepan ya??
masihkan ada masyarakat miskin di dalam kampus?
masihkan mahasiswa miskin bisa kuliah disini?

apakah saya mahasiswa miskin terakhir yang kuliah di ITS?

semoga tidak..

semoga ITS tetap di cintai, dan di sayangi masyarakat.
terutama masyarakat sekitarnya..
ingat masyarakat keputih, gebang, medokan semampir, kejawan, 
masih sangat butuh kontribusi kita…

Iklan
Kategori:All About ITS
  1. April 24, 2009 pukul 1:54 pm

    mboh karepne PEJABAT TERAS yang baru ini………

    mereka semua tidak ingat zaman mereka dahulu……

    Penjual ES DEGAN PAK BREWOK pun digusur, padahal dia sudah sejak tahun 1980-an jualan ES DEGAN di ITS…..

    (doh) maunya apa toh PEJABAT REKTORAT……………

  2. Mei 6, 2009 pukul 4:50 am

    sampai segitunya ya…:)
    saya mengikuti diskusi2 tentang kepemimpinan rektor sekarang, memang kepemimpinan rektor kali ini kurang maknyus. no offense lho pak rektor. 🙂

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: